Lingkaran Itu tak Bersudut

Kamis, 07 Juli 2011

Katakan itu, sampaikan itu


Katakan pada bulan, jika malam datang selalu muncul dengan purnamanya. Jangan pernah redup sekalipun. Jikalau bisa tantanglah sinar matahari.
Katakan pada bulan, lebihkan terangnya ketimbang malam. Jadikan semu sinarnya bukan bentuk kesepian yang menyesakan. Memberi kesan buram ketakutan.
Katakan pada pagi, jangan cepat berlalu begitu saja. Berikan kesempatan embun menyelimuti dedaunan lebih lama lagi. Tahankan sebentar matahari yang selalu mengusirnya. Jangan terlalu cepat pergi, kita ingin lebiih mengenal engkau lebih jauh lagi.
Kami perindu pagi, kami merasa terhina ketika siang hari. Tidaklah tahu, mulut-mulut mereka terlihat jelas moncong dengan taring tajam. Matahari selalu memberi kesempatan mereka menempakan kebingaran hidup mereka.
Kami perindu pagi, sunyi. Dengan aroma sisa malam yang mengetarkan jiwa. Sebab mereka terlalu pagi untuk bangun menampakan diri.
Kami perindu pagi. Setidaknya cukup kekuataan untuk mengumpulkan energi. Sebelum bertemu dengan mereka di siang hari. 
Kami perindu pagi, tentu saja. Dengan sisa aroma malam yang berkabut tipis. Embun yang menyelimuti dedaunan. Segarnya udara yang mengairahkan hidup.
Kami selalu menanti pagi datang lebih lama lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar